Begini Struktur Penulisan Teks Eksplanasi

Begini Struktur Penulisan Teks Eksplanasi

posad.org – Pernahkan anda mebaca sebuah berita bencara alam, contohnya seperti gempa bumi ataupun banjir? Atau mungkin anda pernah membaca teks yang berkaitan tentang unjuk rasa? Teks yang digunakan dalam berita tersebut memberikan informasi itu juga disebut dengan teks eksplanasi. Untuk anda yang ingin mendalami penulisan teks eksplanasi, anda bisa bergabung di https://www.dosenpendidikan.com/. Disana anda bisa mendapatkan banyak informasi, yang berkaitan tentang penjelasan teks ini.

Teks eksplanasi adalah teks yang memberikan penjelasan akan proses terjadinya suatu fenomena alam maupun sosial. Dalam penulisan teks eksplanasi memang terdapat aturan-aturan yang harus diikuti, dimana teks memiliki struktur yang cukup banyak. Agar anda tahu seperti apa struktur yang dimiliki teks eksplanasi, berikut ini penjelasannya.

  1. Pernyataan umum

Teks eksplanasi berisikan tentang penjelasan umum yang berkaitan dengan fenomena yang hendak dibahas, dan fenomena tersebut bisa berupa pengenalan fenomena ataupun penjelasannya. Sebagai contohnya, dijelaskan pengertian sebuah bencana, kenapa bencana tersebut bisa terjadi dan bagiamana proses terjadinya bencana tersebut serta apa penyebabnya.

  1. Deret penjelasan

Pada tahap ini, teks berisikan dengan penjelasan mengenai proses kenapa bencana tersebut bisa terjadi. Biasanya pada teks ini berisi dengan tulisan yang terdiri dari lebih 1 paragraf, dimana dalam hal ini berisikan dengan penjelasan yang mendeskripsikan sebab akibat bencana secara rinci.

  1. Interpretasi

Pada tahap ini berisi dengan teks penutup, sifatnya kalimat ini opsional sehingga bisa dipakai ataupun tidak. Anda tidak diharuskan untuk meletakkan struktur ini dalam teks eksplanasi. Namun bila anda hendak memasukkan teks ini di dalamnya, anda harus mengisinya dengan kesimpulan atau intisari dari bahasan sebelumnya.

Anda bisa meamsukkan tanggapan ataupun pengambilan kesimpulan atas deskripsi bencana yang dituliskan sebelumnya, dan pastikan untuk tidak menuliskan kesimpulan yang sifatnya menghakimi atau mengajak pembaca untuk terpengaruh akan Tulisan anda.

Semua info yang dituliskan dalam teks eksplanasi haruslah berupa fakta yang benar-benar terjadi tanpa ada keraguan, jadi berita palsu atau hoax atas sebuah bencana bukanlah sebuah teks eksplanasi. Agar anda benar-benar paham mengenai runtutan yang dituliskan dalam teks eksplanasi, berikut ini akan kami berika contoh teks eksplanasi yang tepat.

Baca juga : Strategi Ampuh Mendapatkan Backlink Berkualitas agar Website Semakin Ramai Pengunjung

  • Kejadian yang telah terjadi

Disini anda bisa memasukkan pengertian dari bencana apa yang telah terjadi, deskripsikan secara jelas dan rinci sehingga pembaca bisa memahami dengan maksimal.

  • Lokasi kejadian

Contohnya, anda memasukkan kejadian tsunami yang dialami oleh sebuah wilayah. Serta dampak yang ditimbulkan dari kejadian tersebut, dan bisa juga anda suguhkan bukti yang akurat akan kejadian tersebut.

  • Waktu kejadian tanah longsor tersebut

Pada tahap ini, anda bisa memasukkan tulisan yang menyebutkan kapan kejadian tersebut terjadi.

  • Akibat yang ditimbulkan dari bencana

Disini hampir sama dengan lokasi kejadian, hanya saja anda lebih memfokuskan pada penulisan yang menjelaskan dampak yang ditimbulkan dari bencana tersebut.